KLIA dan teman yang-yang-melayang

Posted: September 30, 2013 in KLIA

Kg Baru
Kuala Lumpur

Assalamualaikum,
Segala puji bagi Tuhan sekalian alam. Yang maha mengetahui dari segala mereka2 yang merasa lebih tahu. Dari wujud sehingga mutakalliman. Kita ini umpama air di dalam botol yang pecah jika tiada Tuhan. Tiada kita.

Surat yang melayang-layang ini berterbangan dibawa arus angin ke daerah2 kecil eropah nan dingin. Saya ada beritahu pada teman saya yang saya sudah tulis surat ini. Tapi masih malas untuk publish. Maka pagi ini saya menulis lagi. Untuk pengetahuan pembaca semua. Surat ini saya tulis beberapa pagi sambil menikmati sarapan barat di Malaysia. Tidak-lah barat mana kalau air-nya masih teh tarik. Kan? Surat yang sedikit demi sedikit saya garapkan ini, adalah sekadar percubaan menulis dari sudut pandang teman saya itu. Saya cuba.

“Dan tatkala menerima keberadaan waktu terbang ke besongkong adalah amat perit. Namun ku pujuk jua hati dan jiwa atas nama pendidikan.”

-tamat-

Yang merasa diri wujud di jiwa makhluk lain
Perewa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s