Surat Pada Tuhan (Malu)

Posted: August 10, 2012 in surat pada tuhan

Depan LaptopKuala Lumpur

Segala puji bagi Tuhan sekali alam. Maha pengasih dan maha penyayang.Ya Allah sesungguhnya waktu dhuha itu waktu dhuhaMu, kecantikannya kecantikanMu , keindahannya  keindahanMu, kekuatannya kekuatanMu ,kekuasaannya kekuasaanMu dan perlindungannya perlindunganMu. Berkat waktu dhuha, kecantikanMu, keagunganMu, keindahanMu, kekuatanMu dan kekuasaanMu, Semoga waktu dan masa itu juga memberi peluang untuk aku menunjukkan rasa cinta kepadaMu.

Surat ini ditulis pada hari sebelum aku berangkat ke bumi dimana islam mula ditegakkan. Waktu aku memberitahu pada teman2ku yang aku akan menunaikan umrah, ada yang mengucapkan tahniah, ada yang merasa sebak, ada yang merasa sedih, dan  ada juga yang mahu kirimkan doa. Kirimkan doa itu yang akan aku coretkan di sini. Bermula dari diberikan kesihatan yang berpanjangan, kepada diberikan jodoh yang baik2, dan juga segala kebaikan yang didambakan oleh manusia. Memang benarlah, kebaikan itulah fitrah manusia. Lantas yang jahat itu? Siapa? Mereka juga asal fitrahnya dari baik juga kan Tuhan. Secara jujur ini kali pertama orang kirimkan doa padaku, sebelum ini aku juga pernah ke sana. Tapi itu waktu awal 20an(sekarang pertengahan 20an…ecehh), iyelah lagipun aku tidaklah mengkhabarkan secara meluas pemergianku ke sana. Tapi kenapa kali ini? Kerana temanku mengajar, beritahu pada semua orang supaya mereka juga bisa mendoakan yang terbaik buatku. Maka dengan itu segala kiriman2 doa akan kukendong dan bawa bersama semangat yang utuh mengadap cinta yang satu. Aku adalah orang yang sukar untuk meminta segala macam-macam kepada Tuhan. Namun selepas dicerahkan oleh teman, bahawasanya Tuhan itu telah tahu apa isi hati kita walaupun hati itu masih belum Dia ciptakan dalam diri kita ini. Subhanallah. Maka tidak apa yang perlu disorokkan. Tuhan bukan seperti manusia, makin diminta makin meluat. Bahkan Tuhan, makin kita minta makin bertambah erat hubungan kita dengannya. Oleh yang demikian…..

Ya Allah,

Wahai Tuhanku,

Yang menyimpan masa lalu

Yang menggerakkan masa kini

Yang mengetahui masa depan

Yang mencipta udara, ada  tapi tiada

Yang membolak-balikkan hati

Yang mempunyai kekayaan melimpah ruah

Yang mencipta kecantikan

Yang mencipta ketampanan

Yang menggerakkan jari ini menaip

Yang membenarkan mata ini membaca

Yang memberikan akal ini berfikir

Yang memberi segala rasa

Yang memiliki segala cinta

Yang berfirman Kun Fayakun

Yang menghadiahkan ketenangan

Yang mengenal tenteraNya

Yang berdiri dengan sendiriNya

Yang memberi aku pekerjaan

Yang memasukkan aku dalam universiti

Yang mengeluarkan aku air mata

Yang mencomelkan aku saat masam mencuka

Yang menghalang aku dari boros berbelanja

Yang senantiaaaaaaaaaasa berada di hatiku

Yang menurunkan hujan

Yang memancarkan cahya dan pelangi

Yang mampu mengambil nyawaku sekelip mata

Yang mampu menghidupkanku sekelip mata

Aku……

Aku malu

Untuk meminta

Kau Maha Mengetahui isi hati

Ameen.

Yang merintih sebelum solat Jumaat di akhir Ramadhan

perewa

Advertisements
Comments
  1. Syifa says:

    Yang mencomelkan aku saat masam mencuka~wuuuu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s