surat pada Tuhan(baca dan bangkit)

Posted: May 2, 2012 in surat pada tuhan

LOT 2125-66A
LORONG HATI
KAMPUNG JIWA TENANG
24434 MALAYSIA
BUMI TUHAN

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Segala puji bagi Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang. Tuhan yang menunjukkan jalan yang lurus. Tuhan yang memegang satu-satunya kebenaran. Tuhan pemberi rezki, maha cantik dan sempurna. Selawat ke atas pesuruhMu Rasulullah. Tuhan yang mengajar supaya “bacalah”(surat Al-Alaq) dan seterusnya saat pesuruhMu pulang kerumah kau ajar pula beliau “bangkit”(surah Al-Muddatssir). Semoga aku dilimpahi rahmatMu dan syafaat pesuruhMu.

Aku ada terdengar saat orang memberikan kuliah, perihal sangkut paut dua surah ini. yang pertama suruh kita baca dan keduanya menyuruh kita bangkit. Terus cuba kita aplikasikan dalam kehidupan harian kita. Apabila kita membaca yakni mencari ilmu, kita akan peroleh pengetahuan dan menjadi orang yang berpengetahuan dalam sesuatu hal itu. Kemudian kita akan keluar dari kepompong ketidaktahuan yang sebelum itu. Kepada tahu, kemudian kita bangkit yakni menyebarkan kesedaran yang kita ada pada orang lain. Yang mana mereka masih belum menerima segala pencerahan dan penjelasan yang kita telah kecap.

Aku bersyukur padaMu Tuhan yang telah memberi aku peluang untuk hidup dari hari ke hari. Oleh yang demikian aku boleh berulang kali menikmati proses baca dan bangkit ini, proses yang mengajar aku erti kehidupan. Dan pentingnya setiap ilmu itu. Namun ada juga yang tidak mahu membaca, bagaimana mereka Tuhan? Apakah mereka sombong dengan wahyu yang telah Kau turunkan? Apakah mereka sudah keluar dari kepompong ketidaktahuan tanpa melakukan aksi wahyu pertama yakni “baca”. Kau maha mengetahui.

Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang, aku pasti wahyu yang kau turunkan itu nyata mengajar aku sebagai manusia yang mana sebelum melakukan sesuatu harus ada ilmu dahulu. Dan apabila ilmu itu sudah ada, tindakan refleksi perlu dilakukan. Bangkit menentang ketidaktahuan. Ketidaktahuan itulah yang menjadikan manusia semakin kebelakang dan tersekat di dalam ruang linkup dimensi kebodohan. Mahu mencari kebenaran tanpa mengetahui apa itu kebenaran? Aku geleng kepala. Semoga cahaya kebenaran Kau Tuhan sampai kepada mereka. Ameen.

Yang membaca dan mula bangkit
perewa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s